You are here
Home > Pinjaman > Pahami Seluk Beluk Tata Cara Pinjam Uang di Bank Disini!

Pahami Seluk Beluk Tata Cara Pinjam Uang di Bank Disini!

pinjam uang di bank

Menjawab kebutuhan uang tunai maka beberapa orang mulai mencari tahu cara pinjam uang di bank untuk mendapatkan solusi bermanfaat. Peminjaman uang melalui lembaga perbankan sampai sekarang masih menjadi idola, pasalnya lebih jelas dan profesional. Produk pinjaman yang disediakan pun beragam sehingga menemukan yang pas dengan kebutuhan terasa tanpa masalah. Pastikan jauh-jauh hari sudah menyiapkan diri dalam mendapatkan pinjaman supaya sukses dan bisa dimanfaatkan sesuai dengan rencana.

Persiapan Awal Mengajukan Pinjaman

Aktifitas meminjam uang di bank memang dilakukan oleh siapa saja bahkan oleh mereka yang memiliki bisnis skala besar. Tentunya dana yang dipinjam skalanya juga berbeda, untuk kalangan pebisnis pinjaman sampai milyaran adalah hal lumrah. Namun jangan mudah tergiur sebab namanya produk pinjaman adalah hutang yang wajib dibayarkan. Terlalu tinggi nantinya sulit mendapat persetujuan, sekalipun disetujui masih terganjal beban pembayaran yang memberatkan.

Sebelum pinjaman bank diajukan pastikan melakukan persiapan supaya lebih cepat dan prosesnya terasa semakin mudah. Persiapan yang bisa dilakukan antara lain:

  • Memilih bank tujuan yang dirasa paling tepat dengan pertimbangan lokasi, suku bunga, palfon pinjaman, dan persyaratannya.
  • Menyiapkan dokumen persyaratan terlebih dahulu baru kemudian mengunjungi kantor bank tujuan.
  • Tujuan konsumsi dana pinjaman dengan jelas supaya menjadi pinjaman produktif yang menguntungkan.

Apa Saja Persyaratan Meminjam Uang ke Bank? 

Supaya tujuan meminjam uang di bank lancar dan memperoleh dana yang diinginkan, maka pahami cara pinjam uang di bank dengan baik. Salah satunya memahami persyaratan yang dibutuhkan, diantaranya adalah:

  1. Kartu identitas secara lengkap,

Kartu identitas atau KTP maupun SIM menjadi syarat wajib yang harus dilampirkan dalam aplikasi pinjaman ke bank. Petugas akan lebih mudah memeriksa alamat dan data diri supaya memastikan merupakan Warga Negara Indonesia. Pasalnya pinjaman bank di tanah air memang khusus untuk warga negara sendiri bukan Warga Negara Asing yang domisili nya memang tidak menetap di negara kita.

  1. Melampirkan akta pernikahan dan KK,

Bagi yang sudah menikah juga diwajibkan melampirkan akta pernikahan atau Surat Nikah dan juga Kartu Keluarga. Persyaratan ini untuk melihat berapa jumlah keluarga yang menjadi tanggungan calon penerima pinjaman. Jumlah penghasilan akan diperhatikan untuk mendapatkan kriteria debitur yang layak. Jika anggota keluarga banyak, misalnya memiliki banyak anak dan penghasilan terbatas otomatis pinjaman enggan disetujui. Namun pihak bank biasanya memberikan kelonggaran sehingga layak untuk dicoba dahulu.

  1. Melampirkan fotocopy buku tabungan,

Buku tabungan juga wajib di fotocopy dan dijadikan pelengkap administrasi aplikasi pinjaman ke bank. Biasanya bank mewajibkan debitur nya memiliki rekening di bank tersebut, maka jika belum memiliki rekening di bank tujuan peminjaman baiknya membuat rekening dulu. Atau kadang petugas CS akan membantu membuatkan rekening, namun syaratnya rekening sudah berusia minimal 3 bulan. Sebab untuk mengecek catatan dan kondisi keuangan seperti apa, pastikan rekening menjadi tempat menabung supaya saldonya menguatkan aplikasi yang diajukan.

  1. Fotocopy slip gaji beberapa bulan terakhir,

Pihak bank perlu mengetahui berapa gaji yang diterima setiap bulan oleh calon debitur nya, sehingga meminta slip gaji selama 3 bulan terakhir. Meski atas pertimbangan tertentu slip gaji tidak harus selama tiga bulan namun tetap wajib dilampirkan. Slip gaji yang diserahkan pun merupakan slip gaji dengan detail sesuai standar penggajian. Sehingga ada detail gaji pokok, tunjangan, dan lain-lain kemudian dilengkapi tanda tangan atau stempel HRD perusahaan. Setelah paham cara pinjam uang di bank segera lengkapi persyaratannya dan diajukan.

Leave a Reply

Top