You are here
Home > Investasi > Langkah – langkah Bagi yang Ingin Menabung Saham

Langkah – langkah Bagi yang Ingin Menabung Saham

menabung saham

Menabung saham adalah kegiatan yang dilakukan oleh nasabah atau investor dengan menyetorkan sejumlah uang setiap bulannya dan nantinya uang tersebut diinvestasikan dalam bentuk saham. Bagi sebagian orang menganggap bahwa menabung saham memilki keterkaitan dana yang besar dan kesulitannya pun tinggi. Padahal dengan mengalokasikan dana Rp 100.000 perbulan bisa mengoleksi saham.

Bagi pemula mungkin masih bingung mengenai trik-trik menabung saham. Sebelum anda melakukan investasi,  pertama yang bisa anda lakukan adalah dengan menyiapkan dana darurat. Besaran dana usahakan tiga kali lipat dari dana yang akan dikeluarkan untuk investasi. pastikan dana darurat tersebu berada pada rekening yang berbeda.

Yang perlu anda tahu bahwa saham merupakan instrumen investasi jangka panjang. Meskipun begitu harga saham bisa naik turun sesuai pada kondisi pasar yang ada. Anda pemula minimal bisa melakukan pembelian saham sebanyak 1 lot alias 100 lembar. Idealnya pula, investasi saham terjadi sampai 3 tahun.

Investor sebenarnya tidak perlu memusingkan pembelian saham yang sudah terjadi, perusahaan sekuritas menyediakan ringkasan riset untuk investor yang berisi informasi macam saham yang bisa di koleksi. Anda sebagai investor juga perlu tahu mengenai informasi laba, pendapatan, modal dan rasio utang terhadapa modal. Anda dapat menyimak dibawah ini mengenai tutorial cara menabung saham.

Cara Menabung Saham

  1. Membuka tabungan saham

Calon nasabah bisa langsung datang ke bank yang bisa jadi pilihan untuk membuka rekening biasa, syarat yang harus di penuhi dengan menyiapkan dokumen berupa KTP, NPWP, formulir aplikasi, dan setor sejumlah dana. Investasi ini bisa dilakukan untuk semua kalangan baik itu pengusaha, karyawan, pekerja freelance dan mahasiswa.

  1. Membuat akun identifikasi investor

Setelah menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan, anda bisa langsung membuat akun identifikasi investor atau Single Investor Identification/SID kepada perusahaan broker, perantara perdangangan saham maupun sekuritas. Saat ini banyak bank yang bekerja sama dengan perusahaan sehingg anda tidak perlu jauh-jauh membuat akun SID karena bisa dilakukan lewat bank tersebut.

  1. Melakukan pembelian saham sesuai dengan dana yang disimpan dalam rekening bank

Dana yang anda simpan nantinya dipotong otomatis untuk membeli saham atau produk reksa dana. Namun pemotongan tersebut pastinya disetujui oleh investor. Saham yang anda beli sesuaikan dengan kebutuhan jumlah tabungan rekening anda setiap bulan. Terserah anda mau menabung berapapun setiap bulan itu bukan menjadi masalah.

  1. Pastikan dari banyak macam saham tidak semua punya performa bagus

Nah ini yang patut diwaspadai, setidaknya setiap tahunnya jumlah saham mencapai 500 lebih saham tercatat di lantai bursa. Dan tidak semuanya memiliki performa bagus. Jumlah saham tiap lotnya bisa berbeda-beda. Misalnya saja satu lot bisa terdiri dari 100 sampai 500 lembar, dan sangat menguntungkan investor jika per lot memiliki jumlah lembar lebih banyak.

Apakah ada yang masih bingung mengenai perusahaan sekuritas? Perusahaan sekuritas sendiri merupakan perusahaan yang sudah mendapatkan izin dari Pengawas Pasar Modal guna melakukan perantara perdagangan, penjaminan emisi efek dan kegiatannya lainnya. Perusahan tersebut bertindak sebgai broker perdaganga saham baik dari investor kepada Bursa Efek Indonesia

Demikian artikel mengenai informasi-informasi yang berkaitan dengan menabung saham. Semoga anda yang punya niatan untuk berinvestasi tahu mengenai trik dan tips serta cara menabung saham yang benar. Dan hati-hati pula terhadap penipuan yang mungkin bisa saja terjadi. Sekian terimakasih.

Leave a Reply

Top